Sabtu, 11 Mei 2013 mungkin bisa jadi menjadi malam Minggu seperti biasanya. Tapi, hal itu mungkin berbeda bagi Diego Christian, pemenang Noura Books Academy (NBA) yang launching buku terbarunya berjudul “Travel in Love”. Diego patut berbangga hati karena dirinya merupakan salah satu dari sepuluh peserta yang lolos seleksi dan mengikuti challenge untuk menulis novel dalam 30 (tiga puluh) hari. Luar biasa, bukan?
Walaupun di luar area TM Bookstore Depok sempat terjadi hujan yang cukup deras, namun sepertinya hal ini tidak menyurutkan minat para pengunjung dan penggemar Diego untuk datang dan menghadiri acara launching buku terbarunya, Travel in Love.
Editor kita, kak @Jason_isme sedang memberikan sambutan
Acara dimulai tepat pukul 16.00 WIB dengan sambutan dari editor remaja yang mendampingi Diego dalam proses kreatifnya. Lalu, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video trailer novel yang dibuat sendiri oleh Diego sendiri. Wah, kreatif sekali ya?
MC-nya getol banget ngasih pertanyaan nih. Ada yang mau ikut tanya?
Diego mulai dipanggil oleh MC untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai isi buku Travel in Love ini. Awalnya, Diego mengemukakan beberapa hal tentang kenapa dia bisa menjadi penulis, alasan dia menjadi penulis, dan bagaimana cara menulis yang bisa membuat penerbit tertarik untuk menerbitkan novel.
Psst. Ada bapak Dosen loh disini. Coba tebak yang mana? :P
Dalam novel Travel in Love ini, kita akan menemukan beraneka ragam tempat menarik untuk dikunjungi. Bahkan, menurut Diego ada beberapa tempat yang memang benar-benar ada dan sudah pernah dikunjungi oleh Diego secara langsung. Acara tentu tidak melulu membahas tentang buku. Di tengah sesi dialog, salah satu band yang bernama Compassio Veraque datang meramaikan acara launching Travel in Love. Mereka didaulat untuk menyanyikan dua buah lagu secara akustik.
First reader-nya Diego lagi jawab pertanyaan dari MC
Puas dengan penampilan Compassio Veraque yang menambah semangat suasana di TM Bookstore, MC kemudian menggiring para first reader atau pembaca pertama novel Travel in Love yang juga hadir di lokasi untuk bertanya lebih jauh mengenai buku Travel In Love. Mereka ditanyai oleh MC tentang pesan dan kesan mereka setelah menjadi orang pertama yang beruntung untuk membaca novel karya Diego ini dan hal apa yang menarik dari novel Diego.
Penanya yang beruntung. Ditunjuk langsung sama Diego loh~
“There’s nothing new under the sun.” begitu kata Diego pada saat sesi diskusi dibuka. Seorang pengunjung menanyakan tentang bagaimana ide pembuatan novel Travel in Love ini muncul dan berbeda dari novel bertemakan traveling lainnya. Menurut Diego, tidak ada yang baru di dunia ini. Banyak hal yang memiliki kemiripan. Sperti misalnya, ide sebuah novel. Ada beraneka ragam novel dengan ide yang sama. Namun, gaya penceritaan sang penulislah yang membuat ide tersebut menjadi berbeda. Bagaimana si penulis tersebut mampu menempatkan ceritanya pada posisi yang tepat untuk dinikmati pembacanya. Nah, pada setuju, kan?
Ketika kau sedang patah hati, ajaklah kakimu melangkah #TravelInLove
Hobi patah hati? Ups. Hobi kok patah hati. Eh, nggak apa-apa dong. Seperti kata di atas. Ajaklah kakimu melangkah ketika patah hati mendera. Dengan pergi dari tempat dimana kamu tinggal dan menjelajah ke tempat baru, kamu akan mendapatkan pengalaman lain yang bahkan belum pernah kamu dapatkan di tempat kamu berada. Ada banyak hal yang belum kita ketahui dan mungkin akan menjadi suatu daya tarik tersendiri begitu kita mengetahui hal itu. Siapa tahu juga, di saat melangkahkan kaki untuk melupakannya, kita menemukan pengganti yang lebih baik? Who’s know?
Jadikan passion kamu sebagai pelarian kegalauan kamu #TravelInLove
Dalam dialog sesi berikutnya, Diego menanyakan kepada pengunjung. Kenapa harus galau? Kenapa galau terkesan menjadikan kita seseorang yang tidak produktif? Apa memang benar begitu? Disini, Diego berbagi tips tentang bagaimana menjadikan sebuah kegalauan menjadi lebih berarti. Misalnya, Diego yang memiliki passion tinggi dalam bidang menulis. Setiap dia merasa galau, maka dia akan segera mendekati laptopnya dan memulai menulis. Wah, kalau yang ini semua pasti setuju! (admin)

0 komentar:
Posting Komentar